Pagi ini bening menyapa mata
harum kurasakan dalam rongga
senyumku mengembang sempurna
semua patahan dahan ranting sirna dalam raga
melati berpindah ke merahnya cinta
jiwa jiwa muda..
Tunas tunas menyalakan bara
berjalan dalam barisan shubuh purna
merekam halusnya makna di fitrah insan menghamba
merapat dalam shaf shaf kecil
menatap dengan ukhuwah kasih
kuambil setangkup air suci
embunkan diri dalam khusyu
berjajar rapi kumerunduk
lupakan bara merah dalam hidup
tamasya hatiku tak jua rela berlalu dan pergi dari sisi
shubuh yang berhikmah
lebih dari menuai rekah
bak bunga cinta terpaut nirmala
buanaku berseri kidungkan gumam
tabir puja puji
pada sang Pemilik Hati
Dialah Illahi Robby
tempat ku bermanja dalam doa dan asa..
23/06/12
Selasa, 03 Juli 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar