Gebu rinduku kini telah jauh pergi
Memudar perlahan meski tak terbagi
Seperti jejak rembulan dilangit pagi
Tak kan ada hingga malam hadir lagi
Mencari purnama tiada pernah tampak
Saat mentari tebarkan hangat merebak
Selayak raga, meski dibumi sama berpijak
Namun hati membentangkan lebar jarak
Aku, bukanlah sedang mengubur janji
Jiwaku, tidak pula goyah dirajam uji
Namun, warna kasihmu yang tersaji
Mejadi kelabu dalam pandang mata imaji
Dimanakah adanya tilas biru gores rasa
Titik demi titik terhapus tanpa tersisa
Lalu berkala pula hambar kecap romansa
Ketika kelopak cinta layu diterpa masa
Langganan:
Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Selalu indah mengenangmu rindu selalu terkesan di bilur waktu yang terus melaju merinaikan mataku dengan usapan kasihNya melapangkan su...
-
Oleh Pakde Azir Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad atau cukup dengan nama pena-nya Raja Ali Haji (lahir di Selangor, 1808 — meninggal di ...
-
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...