by Muhammad Shahid Boy Ahmad
Sering Bergetar Jiwa Terpalu,
Sering Bergenang Banjir Di Kalbu,
Sering Mengaduh Mengimbau Dedalu,
Sering Tersayat Kembali Lukamu.
Sering Rindu Datang Bertamu,
Sering Sepi Merenung Termangu,
Sering Harap Kepingin Bertemu,
Sering Nyanyuk Tak Ketahuan Waktu.
Sering Gundah Oleh Rajukmu,
Sering Tersipu Mengundang Malu,
Sering Geram Dibikin Keletahmu,
Sering Berbunga Kasih Padamu.
Kita Merangka ALLAH Juga Jadi Penentu...
Kamis, 10 Maret 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar