By: Ain Saga
Takkan habis airmatamu
bila duri yang menusuk raga
menghisap seribu energi
takkan sanggup mata berbinar
bila seluruh prasangka
kau ikat erat didalam lubuk hati
hidup fana ini
jelasnya cuma sekedar singgah
perjalanan masih harus kau kayuh
dengan waktu teramat lama
jangan pudarkan cahaya
dalam mendung tak bermega
jangan berhenti
saat pagi menusuk hati
biarkan rindu dan cinta terbagi
mimpi mimpi melintasi
senyummu bertabrakan dengan
imaji
biarkan langit beku
atau luka membiru
sebentar pasti juga kan benderang
berganti cahaya terang
karna bukankah
disetiap kesulitan itu ada kemudahan
kalau begitu
dilupakan sajalah
dengan senyuman.
Karena Allah Maha Pengasih
dan Amat penyayang..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Tapak jejak gunung biru Di atas nya kama ratih, menengger dalam pangkuan kertas-kertas putih Selambang getik tulisan merenda jentik jemari...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar