by Insan Al Amin
menyangka
sebelum sesuatu menjadi apa
dan pikiran tentang kejadian paling tak disukai
seperti melintas dari ruam ilusi ke sekujur syaraf pemahaman
lebih cepat dari kecepatan panggilan telepon genggam anak abg
menuduh
tertuduh yang tidak tau tentang apa yang dituduh
membiarkan ilusi bertransformasi menjadi kejadian
yang eksis hanya di dalam kepala
hati menjadi seperti gorden rumah yang ditinggalkan
di kota pripyat ukraina
berdebu menumpuk, kelam, gelap, teradiasi
dunia menjadi terlalu menakutkan
tanah seperti menjadi lumpur hisap
jika udara adalah kebahagiaan, maka seperti hidup di luar angkasa
pikiranmu, adalah kenyataanmu
berprasangka baik lah atas hidupmu
Minggu, 08 Mei 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar