by Insan Al Amin
melihat dirinya meneguk segelas fanta merah
sedikit bercucur ke dagunya
melihat gigi taringnya ketika dia tersenyum
tidak panjang
tidak tajam
menyeringai tidak menakutkan
tertawa sedikit berdenyit cekikik
namun tetap dalam batas wajar
rambut yang terurai
sejuta kisah hidupnya
bisa dibilang 40% tentang irama hidup menjalani titik titik penderitaan
35% tentang petualangannya mencicipi minuman minuman berkelas
tanpa alkohol
20% tentang kesucian niat memberi cahaya dan penerangan kepada halaman halaman gelap
5% bagian yang menyerupai lautan tanpa nama, biru, penuh oksigen dan rerumput lautan, petualangan laut yang memberi jiwa ilham
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar