By: Ain Saga
Merunduklah
tatap hatimu
berikan ruang bagi jiwa
untuk bisa bernafas disitu
untuk dapat memandang langitnya
yang mungkin berdebu
yang kerap terlalu
atau hilang kendali membatu
lihatlah dirimu
terpekur bisu
sudut waktu melahapmu dengan congkak
semua bala menemanimu
rindu dan cinta
terpasung dialam maya
tiada suara
tiada kabar
hanya airmata
penyejuk mata
mata hati yang rapuh
terantuk duri kehidupan
tanya hatimu..
Apakah jalan yang kau tempuh
dimulai dengan basmalah
atau falsafah?
bersemi sekali lagi
nur hati yang mati..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
I used to think that I could not go on And life was nothing but an awful song But now I know the mean...
-
Senyap terbit, rahim sunyi pun di gembalai tangan-tangan rancu Ada mata asa, namun dayuh-dayuhan tersekat pekap Sungguh apakah genderang i...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar