Saputan jingga merona mesra
diantara warna anggun semesta
jagat nirmala
tersenyum manja
menatap cahya emas
berpendar dari balik awan
menyuarakan rindu
kepada semesta yang dingin
terpagut sunyi
meski pagi cerahkan hati
luput kusematkan harumnya
dijantung imaji
saat kumulai sadari
kau begitu berarti
tak ada lagi mimpi
yang berlari dalam nisbi
semua menepi
seperti hati yang juga bermimpi
tentang asa dan kesedihan
ataukah hanya larik sepi tak bertuan
menunggu bintang datang
namun sang surya menahan
jadi sentuhan
diantara cipta,karya dan rasa..
Tak terpikirkan
tak
Kamis, 11 Agustus 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar