Kau boleh meratapi luka
merasa hidupmu papa
kau dapat menelan bara
dalam mata yang berpeluh airmata
kau pun bisa menjadi embun
di siang yang terik
bila saja hatimu bertemu cinta
cinta yang tak terkontaminasi udara
penuh propaganda dan kepalsuan
baiknya mari kita bicara
dengan bahasa sederhana
dimana matamu dan mataku
saling berbagi cermin
dari bayang malam gelap
ketika semua rasa syukur merebak
dan kemudian pagi membangunkanmu
dengan binar cahayanya
kau merasa jadi manusia bahagia
menerima cinta
yang tak terduga
namun sering kau lupa
terlalu sering kau lupa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar