Fajar kembali menyingsing
membawa nafas kesyukuranku
bertengger dipuncak kehangatan
kehambaan
kehinaan
bahwa tiada satupun yang mengingkari
kesucian pagi
keindahan sang fajar
karunia maha Kaya
Allah azza wa jala
tempat ku meminta
memuja dan setia
semoga getaran fajar ini
menambah ilmu,iman dan amal kita.
Karena takdir surga dan neraka
tak bisa tergambar meski dalam
lamunan maya,
Minggu, 07 Agustus 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar