Udara Ramadhan
terasa terikkan siang
daun dan pohon menyimpan
letih dalam hembusan bayu
jiwa jiwa kaum shoimin
bersegera menanam benih
bergegas tunaikan kewajiban
bersujud diatas tanda berjuta
cintaNya
kepakkan sayapmu malaikat Rahmat
arahkan senyumanmu dilubuk
nan bersih tawadhu
agar tersirat cahaya keimanan
dari balik tirai ujian rajutan ketakwaan
saudaraku..
Kesturi dimulutmu
rahasia keimanan yang menyeduh
segala peluh dahagamu
janganlah ragu
lalui jalan penuh pengharapan
bukankah Allah sungguh maha Penyayang
memberi banyak cinta dalam
pelangi kepayahan.
Sabarmu lebih berharga
dari sekedar berlian permata
semoga takwa menyentuh genggam ikhlas yang terbentang
di padang kau tanam
Jumat, 05 Agustus 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar