Jangan bertanya
mengapa ku terluka
jangan berkata ada apa
kau telah mengerti artinya
kau memahami sempurna
hanya bilah kata
dari semut kecil tanpa suara
tak ada arti bersanding setara
hanya saja aku juga makhluk
berhati berjiwa
mengapa sampai bisa terjadi
kau penggal sepotong komunikasi
bukankah kita belajar jujur?
Bukan sekedar bernasib mujur?
Aku tak mengerti jalan pikirmu
jalan darahmu yang mengisi
buana
aku hanya memberi nutrisi sedikit
namun kau labeli sebagai parasit
alangkah kerdil opinimu
deletelah sesukamu
aku tak peduli lagi
apa kau seorang pahlawan
atau malah si pecundang picisan
jakarta, 040911
ain saga
untuk sebuah nama
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Tapak jejak gunung biru Di atas nya kama ratih, menengger dalam pangkuan kertas-kertas putih Selambang getik tulisan merenda jentik jemari...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar