Lihatlah bagaimana bumi berputar
Tetap diporos meski kadang bergetar
Keteraturan malam berganti fajar
Dengan ribuan mimpi luas terhampar
Langit hitam pun masih terlihat kaya
Sebab mentari meminjamkn cahaya
Tuk bintang dan rembulan agar percaya
Harapan pastilah ada bukan maya
Sepi tak selalu berarti sendiri
Kawan pergi bukan menjauh berlari
Mungkin sejenak meminta, undur diri
Siapkan lebih berkilau pendar hari
Dalam irama-Nya alam kan mengalun
Maka biarlah doa terus terlantun
Menyikapi duka dengan lebih santun
Kuatkan langkah tetap bijak mengayun
Rabu, 05 Oktober 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar