Semburat senja
merah saga
bertahta di ufuk jingga
lembut bayu kelana
tebarkan salam senja
ku renungi alam semesta
alangkah cantinya sengat malam
cubitan gelapnya
serasa madu di mata polosku
kuhadiahi suara syukur
kepad Dia yang maha sempurna
merakit warna jingga
eloknya bak permadani sutra
berkilat berlabuh di dermaga asing
aku senyumi suara jangkrik malam
yag ceriwis bagaikan hadapi bocah cocah penghuni trotoar
kini ku patrikan semangat itu di
setiap helai kelembutan
seperti bayu yang teduhkan alam
rindu yang getarkan rasa
semua menawan lubukku
yang biru karena waktu..
Jakarta, 061011
ain saga
Jumat, 07 Oktober 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar