Tak pernah alam mengharap wujud
Ketika seisi tunduk dalam zuhud
Tiada mentari meminta beda
Sekedar bersinar tanpa berjeda
Maka adakah penukar angkuh
Agar lepas pula sepenuh luruh
Nyatanya tak sempurna menghamba
Hanya terus merintih mengiba
Malu pada malam pun tidak
Sebab relung ini terlanjur retak
Mesti sujud saja yang obati
Membelai segenap luka hati
Minggu, 01 April 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar