Dalam netra apa yang tak terekam
Bahkan jadi sempurna setitik hitam
Hati hanyalah sulaman alpa berderet
Diantara putaran waktu pula terseret
Gelap tak mesti dijabar sebagai kelam
Dan malam nyata bukan simbol suram
Terus dicari jejak rembulan dilangit
Lupakan mendung rata menghimpit
Menggantung harap semakin tinggi
Menembus menjulangnya sekat elegi
Disanalah tempat menitip berjuta asa
Didekapan kehendak Yang Maha Kuasa
"Tak ada yang tak mungkin diraih, saat hati benar-benar percaya kepada-NYA"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar