Dan akulah mawar
yang selalu ingin mengharumkan nadimu
aku pelangi di setiap senja mematuk pagi
aku jendela tawa yang seroja untuk jiwamu
aku juga cinta yang manja
aku butiran salju di doa doa malammu
aku melati penghias rumah rindumu
aku segala yang menjelma indah
di setiap waktu yang kau punya
itu aku..
Khayal bidadariku
lukisan nirwana kalbu
untuk ke sekian kali
tak bosan kukata itu
meski mungkin kau hanya senyum putih berlalu
Selasa, 24 Juli 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar