Menatap dari balik jendela
Ketika nafas hari dihela
Disanalah redup tak bersela
Legamnya nuansa tak dicela
Cahaya bukan jadi milik satu
Semestinya terbagi lingkar waktu
Berhak pula atas hangat itu
Tiap jiwa agar tiada membatu
Terang hanya sejenak beralih
Menyapa lain harap nan lirih
Disisi dunia yang mulai letih
Sebelum derapnya makin ringkih
Sungguh tiada beda gurat kepastian
Inilah adanya nyata kehidupan
Dimana malam hanya persinggahan
Sebelum pagi menggelar impian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar