By: Ain Saga
Embun pagi
biar kupinjam lembutmu
buat kurangkai aksara madu
mencintaimu
menyayangimu
seperti ibu sayang kepada putranya
aku menitis dalam kata luka
menitis dipecah perang dunia
menitis ke seluruh langit maya
aku terbang
melintasi seribu cakrawala
menginggapi selaksa wangi bunga
dan jutaan pendar kehidupan
aku akan ada
dibilik gelap malam
atau sinar jingga matahari
rembulan
atau sekedar melepas lelah
bersama cemilan dan secangkir teh hangat
aku ada disitu
menunggu waktu
inna lillah...
Sabtu, 11 Juni 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
I used to think that I could not go on And life was nothing but an awful song But now I know the mean...
-
Senyap terbit, rahim sunyi pun di gembalai tangan-tangan rancu Ada mata asa, namun dayuh-dayuhan tersekat pekap Sungguh apakah genderang i...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar