By: Ain Saga
Kini kau dan aku
berada dipersimpangan
dilema panjang melelahkan
semakin coba untuk kuuraikan
semakin kusut masai
tak terkompromikan
bukan hatiku yang menolak
bukan pula hatimu
namun takdir mungkin harus
dimengerti
meski kutahu hatimu
telah berkeping jauh sebelum
aku mengungkapkannya
maafkan aku cinta..
Bila dilema perbedaan ini
menyudutkan kau dan aku
tak pernah ingin kumelihat
embun turun dimatamu
namun semua adalah kehendak
dari yang maha pemberi cinta
kau dan aku berbeda jalan
kau dan aku tak sama cara memandang bintang
meski nyala dan pendarny sama
namun ku merasa
persimpangan luka
harus kita terima
sabarlah cinta
mungkin bukan aku
yang akan menjadi payung dihidupmu
bukan aku yang akan menjaga
saat lelap dan terjagamu
aku yakin..
Cintamu akan bersemi
dan singgah dihati sewarna dengan keyakinanmu
maka biarlah kutentukan jalanku
dan segera berlalu
tanpa lambaikan tangan lagi
ini saja sudah luka
tak perlu ada luka baru..
Bila saja kita percaya
akan kehadiranNya
dalam kisah cinta mendua
berdilema ini.
Sungguh menyiksa
namun janganlah terlalu kau rasa
karena kita masih dapat bersaudara
sampai putik hati kita
menemukan sandaran hati
yang senada sewarna
dan seirama.ku berdoa.
Untukmu cinta..
Meski cinta ku terkikis dilema.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
I used to think that I could not go on And life was nothing but an awful song But now I know the mean...
-
Senyap terbit, rahim sunyi pun di gembalai tangan-tangan rancu Ada mata asa, namun dayuh-dayuhan tersekat pekap Sungguh apakah genderang i...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar