Harus kuakhiri semua resah ini
kularung dalam sunyi shubuh ini
kepada kesenyapan
kepada gemintang malam jelang pagi
aku susuri lorong hatiku
ada guratan sepi..
Biar kuisi asa tawaku
ada kelam bertangis rapuh
biar kuganti selimut cahaya
ada duri mencabik rasa
biar ku telan saja
kini subuhku menjadi lebih terang dan rapio
sampah sampah hati
bakar saja dengan istigfar dalam
lautan ampunanNya
mungkin kini ku harus lebih bersabar
karena seperti yang sering kukatakan
pada hati merahmu
dunia ini tak hanya berisi madu
dan susu kopi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar