Aku telah memilihmu
dalam hidupku satu dari seribu
kusandarkan seluruh asa dalam pelukanmu
kuberikan kuntum bunga di jantung merah muda
namun sungguh tiada kukira
kaiu hempaskan rasaku
begitu dalam tersia sia
seolah aku tak pernah berarti
berharga diatas lukisan cinta
kini hati telah kututup diam
beku karena tak ingin ku tertipu
kilau cinta yang kau katakan
hanya sepenggal fatamorgana
tiada guna lirih airmatamu
memohon maaf seolah akulah kau cinta
ternyata semua hanya hiasan bibir yang tak pernah setia
padahal hatiku selalu ada untuk dirimu.
Dirimu yang sakiti hidupku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar