Pekikkan satu semangat juang
saat jiwa mulai lemah dan terbenam
badai dan aral begitu menghempas
menerawang segala luka hati
kita tidaklah sesempurna malaikat
kita hamba yang dipercaya
aduhai sungguh berat beban disandang
namun harapan haruslah tetap
terpancang
kau,aku, dia dan semua
terlahir untuk menang
dan di kenang
bukan mati di lumbung penuh padi
atau pergi setelah terlukai
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar