Malam yang gulita
telah kembali bercahaya
kokok ayam telah usai terbias jingga menyala
bangunkan hati dan raga
menuju aktifitas mendukung cita
mari bergegas lumpuhkan malasmu
bangkitkan semangat juangmu
meniti asa tak jemu jemu
merakit cinta di bahu Ibu Pertiwi.
Usah kau ingat berkali kali
aral dan rintang jadikan saja
penguat hati
diri kita hanyalah seorang hamba
selayaknya kita setia bekerja
dalam cintaNya
Rabu, 21 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar