Aku melukis langit
dengan jemari hatiku
menapakkan kebisuan yang mulai bersemu
lampiaskan udara di rongga dada
jadi sepasang kupu kupu
hinggap di jendela waktu
mengejar rasa ingin tahu
tentang arti hadirku
di duniamu
aku melukis segaris nada
yang kudengar penuh romansa
andai kau memang datang
bawakan jingga
biar ku semai semua beban kusapa
lupakan lara
kumabuk jiwa
senja yang indah berpindah ke dalam sukma
Senin, 19 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
I used to think that I could not go on And life was nothing but an awful song But now I know the mean...
-
Senyap terbit, rahim sunyi pun di gembalai tangan-tangan rancu Ada mata asa, namun dayuh-dayuhan tersekat pekap Sungguh apakah genderang i...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar