Aku bersimpuh
diatas lafadz kesyukuran
tempat kusemaikan lentera kesepian
kubenamkan lingkaran tuak tangis
dan darah airmata
aku merasa kecil
dihadapanNya yang maha
aku merasa lemah
diantara tegapnya rimbun do'a
biar kularukan semua tawa
dalam buku harianku
dialah penawar rindu dan kelu
Jakarta, 181011
Ain Saga
Rabu, 19 Oktober 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
I used to think that I could not go on And life was nothing but an awful song But now I know the mean...
-
Senyap terbit, rahim sunyi pun di gembalai tangan-tangan rancu Ada mata asa, namun dayuh-dayuhan tersekat pekap Sungguh apakah genderang i...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar