Perjalanan gersang
penuh aral dan rintang
serasa akan menjadi kekuatan
saat hatiku merindu
aku pun mengadu pada dinding
maghfirohNya
kutetesi hati dengan taubatan nashuha
agar mencair segala dosa
mencair noda dan lara
uap kecewa
atau pun gagal mencoba
kucoba melintasi ribuan ikhlas
demi terjaganya sebuah senyum hangat bidadari
meski bayangannya seakan jauh menembus lubuk hatiku
namun harumnya menyuarakan serpihan sempurnaku
pada kerinduan rahmat ridhoNya..
Yang tak kan pudar dilamun kenyataan.
Diamuk kerinduan.Diantara batas
kecil senyuman.
Jakarta, 021011
Ain SAga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar