Hujan di bawah langitku
seolah airmata melaju
basahi semesta raya
tangisi kisah kisah anak manusia
dengan aneka rasa
hujan yang lelapkan kenanganku
pada arus tempatku menyeru rindu
membingkaikan satu arti bahagia
meski cuma berwajah setengah luka
aku memaafkan semua dendam
yang keruh dan tak berhaluan
aku pejamkan rasa di atas awan
biar jatuh
luruh bersama rinainya pelangi.
Atau gemuruh angin menambah dingin
juga sepi yang pecah berkeping
diamkan saja dengan sebutir do'a
sebab kita tak punya daya untuk melerai semua
210412
Sabtu, 28 April 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar